Aku hanya manusia biasa..
Butuh pencerahan
Punya kesalahan
Pasti ada yang tidak suka.
Aku.. wanita yang tidak ada apa-apanya
Kecil dimata tuhan
Kecil dimata dunia
Aku terdiam, melihat dunia yang mentertawakan
Aku bodoh bersikap bodoh pada hal yang bodoh
Kenapa mulutku sekarang suka kasar
Hingga banyak menyakiti hati orang
Hingga banyak membuat orang merasa tidak nyaman.
Aku merasa kehilangan hidup yang tenang
Aku merasa kebodohan menyerang
Tuhan, maafkan aku penuh khilaf dan dosa.
Tuhan, maafkan aku penuh menyengsarakan orang
Selalu melihat orang sebelah mata.
Aku penuh dosa.
Aku kecil, tak ada apa apanya.
Aku sudah hidup pada jejak yang salah.
Jangan seperti aku
Tuhan kuatkan aku, hindari aku lagi dari bencana
Pada setiap detik sederhana sebuah kesalahan. Aku minta maaf
Benar benar meminta maaf
Minggu, 22 November 2015
Kamis, 19 November 2015
seandainya...
apa yang terlintas sekarang? gelisah, ramai namun sendiri
aku berjalan pada gelombang pasang surut, menyentuh namun jauh menatap takut keliru.
seramai apa hujatan cinta bersemi membentuk paras indah namun semuanya berubah?
apa kalian menyukai perubahan?
aku tidak, aku tidak menyukai secercah perubahan, apalagi kamu yang berubah.
kita biasa, berdua berjalan terlihat orang namun berhenti pada siklus tetap iming-iming terdiam.
andai, ada bintang yang datang membisikkan mu secara langsung atau juga ada malaikat datang di mimpimu, malaikat itu menceritakan aku yang sedang gelisah menunggu perubahan sekarang berubah lagi.
aku bersyukur bahkan sangat bersyukur, aku tahan amarah, aku tahan bibir untuk diam, aku tahan pandangan. aku bagai dihadapkan ujian kompre pra skripsi, ditanya orang banyak, bertahan dalam diam mencari jawaban. sembari melihat penguji memohon kepada penguji, kuat kan aku atas teori-teori menyiksa mu wahai penguji ku.
apa aku harus berhenti setelah lama perjalanan panjang belajar mencintai dan ikhlas? setelah setiap bulannya aku harus ikut ujian lagi?
apa kau tak bosan aku bertanya mengapa mengapa dan mengapa dan pertanyaan yang sama?
apa kau tak peka sebegitu hati melihat keraguan yang terselimut.
baiklah sayang... kita butuh waktu menjauh.
kita bersama-sama meresapi keindahan tanpa kehadiran masing-masing
aku tidak menyerah, aku hanya ingin beristirahat sejenak.
aku ingin menghadapi ujian sebenarnya.
pahamilah
gelisah ku, seolah pematah semangatku
aku mengejarmu
butuh kau bersihkan keringat lelah ini, seandainyaa....
kau tau ini isi hati
padamu yang aku cintai,
aku berjalan pada gelombang pasang surut, menyentuh namun jauh menatap takut keliru.
seramai apa hujatan cinta bersemi membentuk paras indah namun semuanya berubah?
apa kalian menyukai perubahan?
aku tidak, aku tidak menyukai secercah perubahan, apalagi kamu yang berubah.
kita biasa, berdua berjalan terlihat orang namun berhenti pada siklus tetap iming-iming terdiam.
andai, ada bintang yang datang membisikkan mu secara langsung atau juga ada malaikat datang di mimpimu, malaikat itu menceritakan aku yang sedang gelisah menunggu perubahan sekarang berubah lagi.
aku bersyukur bahkan sangat bersyukur, aku tahan amarah, aku tahan bibir untuk diam, aku tahan pandangan. aku bagai dihadapkan ujian kompre pra skripsi, ditanya orang banyak, bertahan dalam diam mencari jawaban. sembari melihat penguji memohon kepada penguji, kuat kan aku atas teori-teori menyiksa mu wahai penguji ku.
apa aku harus berhenti setelah lama perjalanan panjang belajar mencintai dan ikhlas? setelah setiap bulannya aku harus ikut ujian lagi?
apa kau tak bosan aku bertanya mengapa mengapa dan mengapa dan pertanyaan yang sama?
apa kau tak peka sebegitu hati melihat keraguan yang terselimut.
baiklah sayang... kita butuh waktu menjauh.
kita bersama-sama meresapi keindahan tanpa kehadiran masing-masing
aku tidak menyerah, aku hanya ingin beristirahat sejenak.
aku ingin menghadapi ujian sebenarnya.
pahamilah
gelisah ku, seolah pematah semangatku
aku mengejarmu
butuh kau bersihkan keringat lelah ini, seandainyaa....
kau tau ini isi hati
padamu yang aku cintai,
Jumat, 13 November 2015
BANTU AKU BERHASIL SAAT AKU GAGAL, HATIKU!!!
Kegagalan adalah dimana saat apa yang kamu inginkan tidak tercapai, ketika kamu gagal tentunya akan ada perasaan sedih, lalu bagaimana dengan kegagalan membuat orang lain merasa bahagia? bagaimana kalau kamu gagal membuat orang lain bahagia saat bersamamu? apakah kamu akan mundur? atau kau akan bertahan dan terus berusaha menjadi bagian kebahagiaan atau barangkali membuatnya bahagia tanpamu.
" aku telah gagal tuhan, gagal membuat 'nya' bahagia ketika engkau titipkan dia untukku, aku gagal membuat 'nya' bangga denganku, aku gagal membuat 'nya' nyaman atas keberadaanku"
Sesederhana hidup namun perjalanannya sulit, ketika cinta sudah dititipkan tuhan dengan baik, tinggal bagaimana perjalanan hidup mengaturnya. Benar, semua berjalan tidak sempurna engkau akan menemukan banyak sekali liku-liku, engakau harus lah bersabar. Karena Tuhan akan menilai hasil dari ikhlas dan sabar.
" jika aku diizinkannya berbicara, aku hanya minta ia meyakinkan aku tentang cinta, bukan terus-terusan menghilang dan diam. aku hanya ingin di hargai, aku hanya ingin engkau tanya apa mauku. bukan kah cinta itu menerima, bukan menuntut, jika tidak bisa lalu mundur? bukan seperti itu kan? Jawab aku tolong, Jawab!!! yahh.. aku sudah berusaha membahagiakan, namun aku GAGAL, aku sudah berusaha menyamankan keadaan namun aku GAGAL,lalu apa rencanamu kedepan?"
Jika sudah seperti itu, akan ada cerita yang telah diperjuangkan terpaksa berhenti, ceritanya terpaksa bersambung, karena memang benar semua nya akan berpisah, semuanya akan terpisah, tapi berusahalah untuk terpisah dengan kenanagan yang bagi orang bisa dirindukan. bukan kah takdir tuhan selalu indah? tapi aku ingat ! kita mengejar takdir tidak dengan mudah.
" kepada tuhanku, aku mohon maaf aku gagal memberikan kebahagiaan atas cinta yang telah kau anugrahkan kepada kami, kepadamu priaku, dengar hatimu, jangan kau tutup dia, aku sedang berbicara lewat hati, yah... hanya lewat hati kita berinteraksi. tolong dengar, ada aku yang meminta mu menjaga nya, menjaga hati kita. aku tau, aku harus bekerja keras menyelamatkan cinta yang hampir tenggelam di sebuah lautan kegagalan. bantu aku, teriaklah hatiku disana, teriak hingga ia dengar betapa kau ingin didengarkan, teriaklah hingga ia dengan betapa kau ingin dimengerti, teriaklah hingga dunia tau. kau sudah berjuang meminta sebuah takdir dari tuhan yang kata nya harus mereka kejar"
Ada sepercik cerita, disini ia diam tapi hatinya bergerak. Ingat hatinya begitu tegar tidak menangis !!! tidak pula menuntut 'hati' nya hanya meminta.
Rabu, 11 November 2015
Bagaimana Kamu Dikehidupannya?
Ada orang bilang, mencintai itu hal yang paling membahagiakan. Demikian dengan ku, tapi yang terpenting dari mencintai adalah dihargai, setidaknya kamu tau kamu begitu ada namamu dalam lintasan pikirannya, setidaknya "pernah" dia tersenyum walau hanya mengingat namamu.
tapi sedikit mengingatkan, kamu tidak butuh bahagia sebenarnya untuk mencintai? kenapa?
" kamu sudah dewasa untuk hal orang kecil seperti itu"
aku mengerti saat orang yang aku cintai demikian berkata, namun apa yang aku rasa sama seperti wanita diluar sana rasa?
"..aku adalah wanita, ketika aku tidak membutuhkan kebahagiaan seperti pasangan ku katakan aku rapuh, seperti jatuh tak dihargai, aku bagai kehilangan sinyal kebahagiaan, bukan kah wanita inginkan itu? bukan kah tuhan telah mengatakan kalau wanita butuh kasih sayang ?..."
Ada satu pertanyaan lagi yang tidak bisa kamu jauhkan,
bagaimana perasaan mu ketika tak dihargai?
Semua wanita akan merasakan hal yang sama, ketika hampir terlalu jauh melangkah bersama, saat pria pergi tidak memberi kabar, apa yang kalian risaukan? pikiran sudah jauh kemana-mana, saat kalian mengungkapkan nya pun kalian dianggap berlebihan, bersabarlah sahabat perempuanku. Kita dalam fase ujian kesabaran yang baru level i1. pernah ingin menyerah, bahkan sering menangis ketakutan kepada tuhan atas segala tngkah laku, namun aku dapat seorang pria yang sama sekali tidak romantis, pria yang sama sekali menganggap semuanya dapat diatasi.
"ketika saya ingin hidup belajar mengertinya, aku kesulitan, aku tidak menemukan jawaban atas semua keresahanku, aku bak hidup di dataran rendah dengan sedikit air, seperti ikan yang sulit bernafas"
Jelas perjalanan sudah panjang, sekarang hanya sabar, menunggu tuhan memberikan jawaban tentang jodoh, jika berjodoh ditemukan lah kita dalam keadaan sejauh dan sesulit apapun, jika tidak berjodoh dijauhkanlah kita bahkan dalam keadaan cinta sekalipun. Takdir tuhan tidak ada yang menyakitkan, hanya menunggu waktu, mencoba mengikhlaskan setidak nya sebagi sebuah pembelajaran yang maha pencipta tau kita masih bisa lebih bersabar dari ini.
Senin, 02 November 2015
Buat saya jatuh cinta setiap hari bisa????
Apalagi yang terlihat abstrak didunia ini selain cinta, begitu jauh hanya kata namun terasa ajaib jika keadaan menutup mata. Perlihatkan aku tuhan pada sebuah tragedi indah yang orang dewasa bilang itu pernikahan. Nanti, setelah aku dewasa. Pertanyaannya, bagaimana saya bisa menemukan pendamping pada saat saya nikah nanti?
Mereka bilang " mau pria seperti apa yang kamu inginkan?"
"Aku ingin pria seperti ayah, yang menyayangi aku, selalu mendukung ku, selalu menasehatiku, selalu berjuang panas dan hujan untukku dan yang jelas dia menyayangiku dan ibu, pasti nya ayah menjadi ayah terbaik untuk anaknya, dan aku ingin suami ku seperti itu" jawabku.
"Lalu, kau ingin menjadi seperti apa? " tanya lagi.
"Aku ingin seperti ibu, yang bagi anak nya dia terlihat bagai malaikat cantik, pejuang cantik, dan koki cantik tentunya" jawabku.
Mereka terdiam, aku bagaikan terobsesi oleh ayah dan ibu. Ada sebuah kalimat yang sampai sekaranf menuntun ku memiliki segala yang aku mau. Kalimatnya begini " jodohmu adalah cerminan dirimu" maksud nya apa? Maksudnya begini
...ketika kau inginkan jodohmu yang baik, ubahlah dirimu menjadi seseorang yang lebih baik, jika kau sendiri tak baik, bisa dipastikan jodoh mu pun tak baik....
Ini adalah janji tuhan tentang jodoh, lupa persis surat dan ayat apa atau hadis siapa. Dipastikan aku selalu berusaha menjadi lebih baik dimata tuhan dan semuanya agar mimpiku mendapatkan jodoh seperti ayah tercapai.
Nice dream teman, akan ku ceritakan lain kali tentang ayah dan tentang ibu, akan ku ceritakan juga kepada kalian tentang pria yang ku cinta ( ada harapan dia bisa hidup seperti sosok ayah).
Hehe selamat pagii
Apalagi yang terlihat abstrak didunia ini selain cinta, begitu jauh hanya kata namun terasa ajaib jika keadaan menutup mata. Perlihatkan aku tuhan pada sebuah tragedi indah yang orang dewasa bilang itu pernikahan. Nanti, setelah aku dewasa. Pertanyaannya, bagaimana saya bisa menemukan pendamping pada saat saya nikah nanti?
Mereka bilang " mau pria seperti apa yang kamu inginkan?"
"Aku ingin pria seperti ayah, yang menyayangi aku, selalu mendukung ku, selalu menasehatiku, selalu berjuang panas dan hujan untukku dan yang jelas dia menyayangiku dan ibu, pasti nya ayah menjadi ayah terbaik untuk anaknya, dan aku ingin suami ku seperti itu" jawabku.
"Lalu, kau ingin menjadi seperti apa? " tanya lagi.
"Aku ingin seperti ibu, yang bagi anak nya dia terlihat bagai malaikat cantik, pejuang cantik, dan koki cantik tentunya" jawabku.
Mereka terdiam, aku bagaikan terobsesi oleh ayah dan ibu. Ada sebuah kalimat yang sampai sekaranf menuntun ku memiliki segala yang aku mau. Kalimatnya begini " jodohmu adalah cerminan dirimu" maksud nya apa? Maksudnya begini
...ketika kau inginkan jodohmu yang baik, ubahlah dirimu menjadi seseorang yang lebih baik, jika kau sendiri tak baik, bisa dipastikan jodoh mu pun tak baik....
Ini adalah janji tuhan tentang jodoh, lupa persis surat dan ayat apa atau hadis siapa. Dipastikan aku selalu berusaha menjadi lebih baik dimata tuhan dan semuanya agar mimpiku mendapatkan jodoh seperti ayah tercapai.
Nice dream teman, akan ku ceritakan lain kali tentang ayah dan tentang ibu, akan ku ceritakan juga kepada kalian tentang pria yang ku cinta ( ada harapan dia bisa hidup seperti sosok ayah).
Hehe selamat pagii
Minggu, 01 November 2015
persematan pada persemayaman rasa, menunduk dan berdoa
Mengeluh? Sering. Tapi senantiasa berdiri pada setiap masalah yang begitu indah. Aku terlahir sejak 20 tahun yang lalu dengan bahagia, namun tak selamanya cerimanan indah membayangi hidupku, seiring detik menjemput, seiring langit berevolusi. Aku berjalan, lama-lama sendiri, mulai bergerak sendiri hingga aku tau yang tau kehidupanku hanya aku sendiri. Mereka yang menilai, jangan salah ya aku manusia penuh dosa dari kejahatan-kejahatan yang sering aku buat dan aku ternyata berdosa. Suatu hal yang aku syukuri adalah ketika aku sadar aku berdosa, melihat bumi aku ingin akhirat, mengingat akhirat aku ingin segera mati. Seindah kehidupan di dunia, setara dengan aku hidup penuh dosa. Lalu, apa tujuan aku hidup? Aku hidup untuk mati, aku hidup untuk tuhan, dan aku hidup karena ayah dan ibuku hidup. Berada jauh dari rumah ternyata menyakitkan tak seperti dulu dimana selalu kuidamkan tinggal jauh dari mereka. Hidup jauh dari mereka, mengatur ssgala nya sendiri itu sangat sulit, seperti menganyam air yang tak pernah akan bertemu sudahnya. Tapi sebuah pengorbanan demi kesejahteraan hidup ayah dan ibu aku lakukan. Hujatan, badai, petir ku terpa disini, dihina dan tak dihargai, semuanya aku lalui dan ku beri senyum sebagai bukti yang ku yakinkan kepada tuhan tentang makna sabar dan kuat. Intinya aku tau tidak ada sabar yang tidak berbuah manis, aku lakukan itu untuk membuktikan kepada yang lain tuhan menyimpan rahasia lewat sabar, tuhan menyimpan kebahagiaan lewat senyuman palsu. Beranda hidup sudah ada tinggal ku bangun atap nya agar tuhan melindungi ku dari ganasnya manusia.
hujan? segar? bahagia? lalu apa yang kurang?
Siapa yang tak kenal hujan, anugrah tuhan yang indah ini kumiliki dari aku kecil hingga aku besar, aku tak pernah iri dengan kedatangan hujan, syahdu nya, cara ia turun semua rentetan takdir tuhan yang begitu sempurna. apa filosopi hujan? Hujan adalah sebuah cara tuhan memeluk umatnya yang sedang kehangatan. Hujan adalah cara tuhan memberikan segala kenikmatan yang lain. Ketika hujan datang, tutup mata mu, tarik nafasmu sedalam mungkin lalu hembuskan. Aku melihat tuhan dalam tetes hujan dan aku tersenyum. Sekali lagi, aku menyadari tidak ada nikmat tuhan yang tak pantas aku syukuri. Sederana kan? Lalu kenapa mereka marah dengan hujan? Mereka menerka nerka hujan itu petaka? Itu semua ulah manusia. Andai hujan dijadikan sebagai pelita di hangat nya siang dan sebagai penyejuk di gelapnya malam engkau masih tak bersyukur?
Aku sedih, apalagi sejak 3 bulan yang lalu bumiku tanah ku merajuk tak pernah didatangi hujan, apa alasanya hujan tak datang, aku tau ia kecewa kepada manusia yang tak pernah menikmati setiap tetesan nya. bantu aku teman kita hirup yang katanya smell pethricor itu yang katanya kita lihat pelangi setelahnya, yang katanya nikmat tuhan yang tak pernah saya dustakan. Bersama sahabatku hujan. 😍
Aku sedih, apalagi sejak 3 bulan yang lalu bumiku tanah ku merajuk tak pernah didatangi hujan, apa alasanya hujan tak datang, aku tau ia kecewa kepada manusia yang tak pernah menikmati setiap tetesan nya. bantu aku teman kita hirup yang katanya smell pethricor itu yang katanya kita lihat pelangi setelahnya, yang katanya nikmat tuhan yang tak pernah saya dustakan. Bersama sahabatku hujan. 😍
secangkir eskrim sebelah parkiran
menjulang indah, aku selalu bersama tuhanku, aku nyaman didekatnya, aku peluk tuhanku lewat doa, karena bersama tuhan kamu tau mana yang pantas untuk mu mana yang tidak pantas untukmu. semua cerita tentunya akan berakhir, entah berakhir pada kisah manis penuh romantika bak secangir eskrim atau justru akan berahir dengan tangisan, semua cerita juga pasti akan terkenang, entah dikenang sebagai hal yang mebahagiakan atau bahkan hal yang menyakitkan. bagiku, mengenali mu itu kebahagiaan dan menyakitimu aku dosa. kepada tuhan aku sudah minta ampun atas segala khilaf teruntuksemua orang yang aku sayangi, andai ada alasan untuk dipercaya aku takkan bersedih. kita akan berpisah semua nya, entah sekarang nanti lusa atau ahh entah kapan saja. yang aku pahami, aku berada dalam lingkaran cinta yang mungkin smeua bilang sudah biasa. bagiku, mencintaimu luar biasa. aku siap kehilanganmu, aku juga siap untuk kehilangan pelukanmu, namun aku pastikan kan akan rindu yang aku dekapkan hanya untukmu. andai dengan mudah kita leawti semua hidup, aku menjadi manusia yang akan pandai bersyukur.
~talith
~talith
Langganan:
Komentar (Atom)